MDAG

Mono dan diasilgliserol (MDAG) adalah salah satu bentuk emulsifaier yang banyak digunakan pada Industri pangan    (> 70%). Emulsifaier MDAG dapat mengurangi tegangan antar muka antara fasa lemak dan fasa air, menstabilkan emulsi, menghomogenkan produk, memperpanjang umur simpan dan dapat melembutkan produk.

Southest East Asian (SEAFAST Center), IPB pada tahun 2006 telah berhasil mensintesis MDAG dari turunan minyak sawit dan inti sawit dengan menggunakan proses kimia maupun enzimatis. MDAG produksi SEAFAST Center dapat digunakan pada industri margarin, dijamin halal dan bebas lemak trans. Ada beberapa jenis M-DAG yang dihasilkan diantaranya adalah RBD-MDAG40 dan 50, ST-MDAG40 dan 60, PKO-MDAG40 dan 60. Produk-produk tersebut dibedakan berdasarkan bahan baku yang digunakannya ada yang dari refined bleached deodorised palm oil (RBDPO), fraksi padat minyak sawit, dan  minyak inti sawit atau Palm Kernel Oil (PKO).  Produk dengan tanda RBD-MDAG40 merupakan emulsifaier yang dibuat dari bahan baku refined bleached deodorised palm oil (RBDPO), mengandung monoasilgliserol sekitar 40%. Setiap jenis produk memiliki karakteristik tertentu yang meliputi  bentuk, warna, titik leleh, Free Fatty Acid (FFA), bilangan Iod, dan gliserol bebas. Dalam aplikasinya jenis-jenis MDAG ini ditambahkan ke dalam bahan pangan berbeda jumlahnya, misalnya PKO-MDAG40 dalam pembuatan  table margarine diperkirakan sekitar 0,5%, sedangkan dalam pembuatan bakery margarine sekitar 0,8%. Ada beberapa M-DAG yang dihasilkan SEAFAST Center ini yang telah terbukti mempunyai sifat anti bakteri dan anti kapang salah satunya adalah PKO-MDAG40 dan 60.